Dobo,(RadarAruNews.com)- Wakil Bupati Kepulauan Aru, Drs. Mohammad Djumpa, menghadiri sekaligus melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPP) Wanita Islam Kabupaten Kepulauan Aru masa bakti 2026-2029.Rabu, (07/10/2026)
Pelantikan pengurus organisasi perempuan Islam yang berlangsung di lantai 2 Kantor BPKAD Aru tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, pembangunan daerah, serta pembinaan kehidupan keagamaan di Kabupaten Kepulauan Aru.
Kegiatan pelantikan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Maluku sekaligus Penasehat Wanita Islam Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa beserta rombongan, Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Ketua TP PKK Kabupaten Kepulauan Aru Claudia Imarisa Kaidel, Plh. Sekda, pimpinan OPD, Kepala Kantor Kemenag Aru, tokoh masyarakat, pemuka agama, adat, tokoh perempuan, pemuda, serta ketua organisasi.
Wakil Bupati Mohammad Djumpa pada moment itu menyampaikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan Wanita Islam di Kabupaten Kepulauan Aru. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, organisasi perempuan memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah daerah, terutama dalam bidang pemberdayaan keluarga, pendidikan, sosial kemasyarakatan, serta pembinaan generasi muda.
"Pelantikan ini menjadi awal bagi pengurus baru untuk menjalankan roda organisasi secara konsisten, membangun kolaborasi, serta menghadirkan program responsif terhadap kebutuhan masyarakat" Ujar Djumpa
Wabup juga mengajak seluruh pengurus Wanita Islam untuk membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun organisasi kemasyarakatan lainnya.
“Pemerintah daerah tentu membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi perempuan. Mari bersama-sama membangun daerah melalui peran dan kapasitas masing-masing,” pesan Djumpa.
Ia berharap kepengurusan yang baru dilantik tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi secara internal, tetapi juga mampu hadir menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.
Kehadiran Wanita Islam diharapkan dapat menjadi wadah bagi kaum perempuan untuk meningkatkan kapasitas, memperkuat persaudaraan, serta mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Aru.
Wabup menegaskan, perbedaan latar belakang organisasi maupun kelompok hendaknya tidak menjadi penghalang dalam membangun kebersamaan. Sebaliknya, seluruh organisasi masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, harmonis dan sejahtera.
“Yang terpenting adalah bagaimana organisasi ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan ikut menjaga persatuan serta kerukunan di Kabupaten Kepulauan Aru,” ujarnya.
Dengan dilantiknya kepengurusan DPP Wanita Islam Kabupaten Kepulauan Aru, diharapkan berbagai program kerja yang telah disusun dapat segera dilaksanakan dan menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.
(H.L)


Social Footer