Dobo,(RadarAruNews.com)- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Dobo menyerahkan 31 Pas Kecil dan E-BPKP kepada nelayan di Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (17/8/2026).
Penyerahan dokumen kapal tersebut dilakukan secara simbolis kepada lima orang perwakilan nelayan usai upacara peringatan HUT RI ke-81 di halaman Kantor UPP Kelas III Dobo. Dokumen diserahkan langsung oleh Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, SE, didampingi Kepala Perwakilan Perikanan Provinsi di Dobo.
Sebanyak 31 Pas Kecil tersebut diberikan kepada nelayan dari Desa Ujir dan Desa Samang, dengan kapal berukuran di bawah 7 Gross Tonnage (GT).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UPP Kelas III Dobo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat pesisir, sekaligus mendorong tertib administrasi dan legalitas kapal-kapal nelayan di Kepulauan Aru.
Kepala UPP Kelas III Dobo, Ruswan Wusurwut, mengatakan penerbitan dan penyerahan Pas Kecil tersebut merupakan hasil koordinasi serta kolaborasi dengan pihak Perikanan dan Kelautan, pemerintah daerah, pemerintah desa, camat, serta masyarakat nelayan.
“Kami dari Kantor UPP Kelas III Dobo menyerahkan Pas Kecil sebanyak 31 kepada nelayan yang ada di Desa Samang dan Desa Ujir. Untuk itu, kami melakukan koordinasi dan kerja sama dengan pihak Perikanan dan Kelautan, sehingga pada momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini kami dapat menyerahkannya kepada nelayan,” ujarnya kepada wartawan.
Menurutnya, kapal yang mendapatkan Pas Kecil dalam penyerahan kali ini merupakan kapal nelayan dengan ukuran di bawah 7 GT. Sebelum dokumen diterbitkan, pihak UPP bersama tim ahli ukur melakukan proses pengukuran kapal di desa-desa penerima.
Ruswan menjelaskan, Pas Kecil dan E-BPKP bukan sekadar dokumen administrasi, tetapi menjadi bukti legalitas kapal sebagai sarana transportasi laut yang digunakan masyarakat.
“Penyerahan ini secara simbolis menunjukkan bahwa dokumen tersebut merupakan salah satu bentuk bukti dokumen legalitas transportasi laut. Tujuannya ke depan agar nelayan bisa mendapatkan berbagai kemudahan, termasuk bantuan minyak subsidi dari pemerintah dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan nelayan,” jelasnya.
Target Seluruh Kapal Nelayan di Aru Miliki Pas Kecil
Ruswan menegaskan, UPP Kelas III Dobo memiliki target agar kapal-kapal nelayan di seluruh desa di Kabupaten Kepulauan Aru yang memenuhi ketentuan dapat memiliki Pas Kecil.
Ia mengakui masih banyak kapal nelayan di Kepulauan Aru yang belum memiliki dokumen tersebut. Karena itu, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi dan koordinasi agar pelayanan dapat menjangkau masyarakat di berbagai desa.
“Target kami semua desa di Aru, bagi masyarakat yang memiliki perahu atau kapal nelayan, harus memiliki Pas Kecil. Masih banyak yang belum mendapatkannya. Pada momentum Hari Perhubungan nanti kami juga akan membagikan lagi bagi mereka yang belum mendapatkan Pas Kecil,” ungkapnya.
Untuk Desa Ujir dan Desa Samang, kata Ruswan, proses pelayanan dilakukan melalui koordinasi bersama pihak Perikanan dan Kelautan. Dari pendataan tersebut, diketahui masyarakat yang memiliki kapal nelayan untuk selanjutnya dilakukan pengukuran oleh tim UPP Kelas III Dobo.
Ia berharap informasi mengenai pentingnya dokumen kapal dapat sampai kepada masyarakat nelayan di desa-desa lainnya, sehingga semakin banyak kapal yang dapat terdata dan memiliki dokumen resmi.
“Kami berharap informasi ini sampai ke telinga masyarakat. Ke depan kami memiliki target dan kegiatan lainnya agar semua kapal nelayan dapat terakomodasi, sehingga memiliki surat atau dokumen yang diperlukan,” katanya.
Semarak HUT RI, UPP Dobo Gelar Berbagai Perlombaan
Selain penyerahan Pas Kecil dan E-BPKP, peringatan HUT RI ke-81 di lingkungan UPP Kelas III Dobo juga diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan.
Pihak UPP Kelas III Dobo menyerahkan sejumlah hadiah kepada para peserta dan pemenang lomba yang telah ikut memeriahkan rangkaian kegiatan kemerdekaan.
Sejumlah kegiatan yang dilaksanakan di antaranya gerak jalan indah yang melibatkan Kantor UPP Kelas III Dobo bersama Dharma Wanita, lomba bola lawang mini menggunakan plaster, serta beberapa kegiatan lainnya.
Ruswan mengatakan rangkaian kegiatan tersebut bertujuan mempererat kebersamaan, kekompakan dan sinergi seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan UPP Kelas III Dobo.
“Tujuannya ingin memberikan kekompakan dan sinergi kepada seluruh ASN yang ada di Kantor UPP Kelas III Dobo. Jadi bukan hanya sekadar meramaikan HUT Kemerdekaan, tetapi juga mempererat kebersamaan di antara kami,” ujarnya.
Ke depan, Ruswan berharap momentum HUT RI ke-81 dapat menjadi semangat baru bagi jajaran UPP Kelas III Dobo dan seluruh insan maritim di Kepulauan Aru untuk terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi.
Menurutnya, sinergi antarpihak sangat penting untuk mendukung kelancaran pelayanan transportasi laut sekaligus memastikan aktivitas pelayaran masyarakat berlangsung aman dan tertib.
“Harapan kami ke depan, semoga ini menjadi momentum yang sangat berharga bagi kami. Kami perlu terus melakukan koordinasi dan kolaborasi, terutama dengan insan maritim yang ada di Kepulauan Aru, sehingga ke depannya selalu kompak dalam melaksanakan aktivitas dan tugas bagi bangsa dan negara,” harapnya.
Sementara itu, salah satu nelayan penerima Pas Kecil dan E-BPKP, Derlen, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala UPP Kelas III Dobo beserta jajaran.
Menurutnya, dokumen tersebut sangat membantu nelayan karena memberikan kepastian administrasi terhadap kapal yang digunakan untuk mencari nafkah.
“Terima kasih kepada Bapak Kepala UPP Dobo karena sudah memberikan Pas Kecil dan E-BPKP. Ini sangat membantu kami. Mewakili teman-teman nelayan, saya ucapkan banyak terima kasih,” kata Derlen.
Ia menilai langkah UPP Kelas III Dobo yang turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat merupakan bentuk kerja nyata pemerintah dalam membantu nelayan.
“Ini merupakan kerja nyata, di mana pihak UPP Kelas III Dobo jemput bola dan memudahkan kami para nelayan,” tambahnya.
Penyerahan Pas Kecil dan E-BPKP pada momentum HUT RI ke-81 ini diharapkan menjadi langkah awal untuk memperluas pelayanan dokumen kapal kepada nelayan di desa-desa lainnya di Kabupaten Kepulauan Aru.
“Dari Kepulauan Aru, kami terus melangkah. Mengabdi untuk negeri, menjaga konektivitas, dan menghadirkan transportasi laut yang aman bagi masyarakat Indonesia
(H.Labatar).


Social Footer