Breaking News

Audiensi dengan Pemerintah Kota Ambon, Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas Dorong Festival Art and Culture for Maluku 2026

AMBON,(RadarAruNews.com)– Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas melaksanakan audiensi dengan Pemerintah Kota Ambon melalui Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy, guna membahas rencana pelaksanaan Festival Art and Culture for Maluku 2026 yang akan diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Nasional Kebudayaan pada bulan Oktober 2026.

Festival tersebut akan difokuskan pada penyelenggaraan Teater Kolosal Budaya Maluku, yang melibatkan generasi muda sebagai pelaku utama dalam menampilkan sejarah, adat istiadat, seni pertunjukan, musik, tarian tradisional, serta nilai-nilai budaya Maluku. Kegiatan ini diharapkan menjadi media edukasi sekaligus sarana menumbuhkan rasa bangga generasi muda terhadap identitas dan warisan budaya daerah.

Dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Kota Ambon, Christian Tukloy, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Ambon melalui Dinas Pariwisata siap mendukung pengembangan kegiatan yang bertujuan mempromosikan budaya Maluku. Menurutnya, Festival Art and Culture for Maluku berpotensi menjadi salah satu agenda budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan budaya Maluku di tingkat nasional, memperkuat posisi Ambon sebagai Kota Musik Dunia, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Usai audiensi, Ketua Umum Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas, Bung Jefri Tuwul, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Ambon atas sambutan dan dukungan yang diberikan terhadap rencana penyelenggaraan Festival Art and Culture for Maluku 2026.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Ambon yang telah membuka ruang kolaborasi bagi terselenggaranya Festival Art and Culture for Maluku. Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan kecintaan generasi muda terhadap budaya Maluku sekaligus memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi kreatif daerah," ujar Jefri Tuwul.

Lebih lanjut, Jefri Tuwul menjelaskan bahwa festival ini tidak hanya berorientasi pada penyelenggaraan kegiatan budaya di Kota Ambon, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menyiapkan generasi muda Maluku sebagai duta budaya di tingkat internasional. Ia menyampaikan harapan bahwa pada tahun mendatang Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas dapat merekrut dan membina generasi muda untuk mengikuti berbagai kegiatan promosi budaya Maluku di sejumlah negara.

Sebagai tindak lanjut, dalam waktu dekat Yayasan Cahaya Timur Nusantara Emas akan mempersiapkan program pelatihan dan pembinaan bagi generasi muda yang akan menjadi peserta utama dalam Teater Kolosal Festival Art and Culture for Maluku 2026. Pelatihan tersebut akan mencakup seni pertunjukan, budaya, kepemimpinan, disiplin, serta penguatan karakter sebagai upaya melahirkan generasi muda yang bangga terhadap budaya Maluku dan siap memperkenalkannya di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas seni, dunia pendidikan, dan pelaku UMKM, Festival Art and Culture for Maluku 2026 diharapkan menjadi agenda budaya yang mampu memperkuat identitas budaya Maluku, meningkatkan daya tarik pariwisata, menggerakkan ekonomi kreatif, serta melahirkan generasi muda yang menjadi pelopor dalam melestarikan dan mempromosikan budaya Maluku kepada dunia.

(RAN)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close