Breaking News

Rahantoknam Dorong Kader PDIP Bersatu Menangkan Pilkada 2031

Dobo,(RadarAruNews.com)- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Aru menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) untuk Kecamatan Pulau-Pulau Aru dan Kecamatan Aru Tengah di Aula Suasana Baru, Dobo, Kamis (18/6/2026). 

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Maluku, Johan Rahantoknam, menegaskan pentingnya percepatan konsolidasi partai hingga tingkat kecamatan serta menargetkan kader internal partai untuk maju dalam Pemilihan Bupati Kepulauan Aru tahun 2031.

Musancab dibuka secara resmi oleh Johan Rahantoknam dan dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kepulauan Aru Feny Silvana Loy, Sekretaris DPC Scifo Karelau, jajaran pengurus DPC, Camat Pulau-Pulau Aru Ongki Goulap, Camat Aru Tengah Erens P.M. Kalorbobir, S.STP, serta sejumlah kader dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Johan menyampaikan bahwa Musancab yang dilaksanakan di dua kecamatan tersebut merupakan bagian dari agenda konsolidasi organisasi partai di tingkat akar rumput. Ia meminta DPC segera menuntaskan pelaksanaan Musancab di delapan kecamatan lainnya yang belum melaksanakan kegiatan serupa.

“Di Kepulauan Aru ada sepuluh kecamatan. Hari ini kita melaksanakan musyawarah di Kecamatan Pulau-Pulau Aru dan Kecamatan Aru Tengah. Saya berharap setelah ini delapan kecamatan lainnya segera diselesaikan sesuai regulasi partai,” tegas Johan.

Sebagai Ketua Bidang Kehormatan Partai di tingkat provinsi, Johan juga mengingatkan seluruh kader agar tetap menjaga disiplin organisasi dan mematuhi aturan partai. Ia menegaskan bahwa tidak segan-segan memberikan sanksi kepada kader yang melanggar ketentuan partai, termasuk anggota DPRD dari PDI Perjuangan.

Menurutnya, seluruh proses konsolidasi harus dijalankan sesuai aturan karena keputusan organisasi yang tertuang dalam Surat Keputusan (SK) partai merupakan mandat langsung yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan.

Selain menyoroti penguatan organisasi, Johan juga menyampaikan instruksi politik jangka panjang kepada seluruh kader di Kepulauan Aru. Ia meminta seluruh elemen partai mulai mempersiapkan diri menghadapi kontestasi politik tahun 2031 dengan mengusung kader terbaik partai sebagai calon bupati.

“Tahun 2031 semua kader partai di Kepulauan Aru harus siap mencalonkan diri menjadi bupati. Kita tidak boleh hanya bekerja keras lalu orang lain datang dan menikmati hasilnya. Sudah saatnya kader kita sendiri yang maju. Menang atau kalah, tetap kader partai,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.

Ia menambahkan bahwa kemenangan politik tidak hanya ditentukan oleh kekuatan finansial, tetapi juga oleh semangat gotong royong dan soliditas kader. Karena itu, seluruh struktur partai diminta membangun kekompakan dan memperkuat jaringan politik sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Johan juga mengingatkan pentingnya menjaga sumber daya alam Kepulauan Aru, baik wilayah laut maupun daratan, agar dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat setempat.

“Jagalah laut kita, jagalah daratan kita supaya tidak dimakan oleh siapa pun. Kita pemilik negeri ini harus berdikari di atas kekayaan yang Tuhan berikan. Laut kita subur, daratan kita subur, maka masyarakat Aru juga harus sejahtera,” katanya.

Di akhir arahannya, Johan menekankan bahwa keberhasilan partai dalam menghadapi agenda politik mendatang sangat bergantung pada kekuatan ideologi, kualitas kader, dan konsolidasi organisasi yang berkelanjutan.

“Saya berharap teman-teman mantapkan ideologi, mantapkan kader, dan mantapkan konsolidasi partai. Siapa pun yang nantinya diputuskan partai menjadi calon bupati, seluruh kader harus siap bekerja dan memenangkan pertarungan politik tersebut,” pungkasnya.

Musancab ini menjadi bagian dari upaya PDI Perjuangan Kepulauan Aru dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan sekaligus mempersiapkan mesin partai menghadapi agenda politik daerah pada masa mendatang.

(RAN)

Iklan Disini

Type and hit Enter to search

Close