Dobo,(RadarAruNews.com)- Bupati Kepulauan Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, menghadiri acara penutupan kegiatan pelayanan medis gratis di RSK Nusa Waluya Benjina, Kecamatan Aru Tengah Senin, (2/3/2026).
Kegiatan pelayanan kesehatan gratis tersebut telah berlangsung selama dua bulan terhitung sejak tanggal 05 Januari hingga 2 Februari 2026 dengan total kunjungan pasien sebanyak 5445 Kunjungan itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat Benjina dan sekitarnya.
Ratusan warga memanfaatkan kesempatan itu untuk memeriksakan kesehatan, mendapatkan pengobatan, hingga konsultasi medis tanpa dipungut biaya.
RDalam sambutannya, Bupati Kaidel menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tenaga medis, panitia, serta pihak rumah sakit yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan sosial tersebut.
Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus diperhatikan.
“Pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan seperti ini karena memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan akses dan biaya untuk berobat,” ujarnya.
Bupati juga berharap kegiatan pelayanan medis gratis dapat terus digelar secara berkelanjutan, serta menjangkau lebih banyak wilayah terpencil di Kepulauan Aru.
Sementara itu, Direktur RSK Nusa Waluya Benjina dr. Rossa menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat. Selain pemeriksaan umum, layanan yang diberikan meliputi pemeriksaan ibu dan anak, pengobatan penyakit ringan, serta edukasi kesehatan.
Dirinya menambahkan kurang lebih dua bulan RSK Beroperasi di Desa Benjina, total penerima manfaat yaitu sebanyak 5.445 kunjungan dengan 20 relawan spesialis yang bergabung dari spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, bedah, dan estetis dengan total pasien yang dioperasi sebanyak 233 pasien terdiri dari 175 operasi Mayor, 58 operasi minor, poli spesialis sebanyak 794 kunjungan, 298 kunjungan poli umum, 640 kunjungan spesialis, serta 3 kelahiran di atas kapal yang mana satu meelakukan kelahiran secara SC dan 2 secara kelahiran normal
Dia mengungkapkan untuk promosi kesehatan sendiri sebanyak165 pelajar yang mengikuti kegiatan pelatihan dokter, sedangkan 9 bidang sedang mengikuti pelatihan AIC, 8 bidang mengikuti pelatihan wsb serta 14 bidang mengikuti pelatihan proyek dan juga 581 peserta penyuluhan kesehatan.
"Pencapaian yang saya Sebutkan tentu tidak akan dapat terlaksana tanpa bantuan dan dukungan dari bapak dan ibu sekalian dan saya mewakili Yayasan, Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas seluruh bantuan dan dukungan yang kami terima sehingga kegiatan pengobatan gratis di desa Benjina " Ujarnya
Dengan berakhirnya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat, serta terjalin sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kepulauan Aru.
Hadir dalam acara penutupan tersebut, Kapolres Kepulauan Aru AKBP Albert Perwira Sihite SH. S. I. K. MH bersama istri, Danlanal Aru, Letkol S Pridy, bersama istri, ketua tim PKK Aru, Ny.Claudia Imarisa Kaidel, Staf ahli Bupati Semy Benamen. SE, Kabid Pelayanan Kesehatan Dinkes Aru, Hadijah Hasyim, Direktur RSK Nusa Waluya 2 dr. Camat Aru Tengah Piter Erens Kalarbobir, Rossa serta tamu undangan lainnya.
(H.L).


Social Footer