Dobo:(RadarAruNews.com)-
Kegiatan cek kesehatan gratis dalam rangka menyongsong hari HKG PPK ke-54 tahun 2026 di PKM Siwalima pada Jumat (27/1/2026). nampak hadir di kegiatan itu Wakil Bupati Moh Djumpa, Ketua TP PKK Claudia Imarissa Kaidel, Kadis Kesehatan dr Sakti Sitorus, Kadi Pengendalian Penduduk Aris Gainau, Kadis BPMD Yosep Lakesjanaan, Kadis Pemberdayaan Perempuan, dan juga para Tim Penggerak PKK.
Wakil bupati kabupaten Kepulauan Aru Mohammad Djumpa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan cek kesehatan gratis dalam rangka menyongsong Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tahun 2026 dapat menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit dan pola hidup sehat.
" saya himbau kepada masyarakat mari kita Sambut HKG PKK ke-54 Tahun 2026, skalian diigelar Cek Kesehatan Gratis untuk Masyarakat di kabupaten Kepulauan Aru tutup Djumpa.
Dalam rangka menyongsong Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026, Tim Penggerak PKK bersama Dinas Kesehatan setempat menggelar kegiatan cek kesehatan gratis bagi masyarakat di puskesmas Siwalima berjalan lancar dan sukses.
adapun Kegiatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi kesehatan dengan tenaga medis. Antusiasme warga masyarakat terlihat sejak pagi hari sampai siang hari ratusan masyarakat memanfaatkan layanan tersebut.
Sementara itu, Ketua TP PKK kabupaten Kepulauan Aru Klaudia imarissa Kaidel menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan keluarga.
“Melalui momentum HKG PKK ke-54 ini, kami ingin mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Deteksi dini sangat penting agar penyakit dapat dicegah sejak awal,” ujarnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga dirangkaikan dengan edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pembagian vitamin, serta sosialisasi pencegahan penyakit tidak menular.
Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni semata, tetapi mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan secara berkala.
(H.L).


Social Footer